Dream Girls [Songfic]

23 Nov

Ini songfic pertama admin

mohon kritik saran yang membangunnya ya :D

ini juga ff pertama admin ber cast-an Lee Gikwang >_<b

selamat mebaca…

 

 

Gikwang terbangun sambil menyengir geli. Dia menyimpan tangan kirinya di kening sambil kembali tersenyum geli. Sudah beberapa hari ini dia didatangin yeoja manis bermata besar di mimpinya. Yeoja itu begitu jelas bukan seperti mimpi. Dan Gikwang bisa mengingatnya dengan baik.

Di mimpi tadi dia sedang berjalan-jalan dengan Yeosob sahabatnya, kemudian menemukan yeoja itu sedang asik berjalan-jalan sendiri dengan riangnya.

Ini tolol, pikir gikwang, mana mungkin aku bisa menyukai yeoja yang hanya ada dalam mimpi. Akhirnya dia menghilangkan senyumnya dan bangun.

Tapi lagi-lagi kelebatan itu muncul. Membuat Gikwang kembali tersenyum tanpa dia sadar. “Michoso…” gumamnya.

 

neon kkum cheoreom naege dagawaseo
kkumman gateun haengbog kkul gati dalkom hage
nal hollyeosseo (hamkke hamyeonseo)
hangsang buran haesseo

You came to me like a dream
A dream-like happiness, sweet as honey
You possessed me (as we were together),
I was always nervous

 

Tapi Gikwang mendapati dirinya senang ketika dia pulang ke apartemen kecilnya setelah pulang kuliah dan ingin cepat-cepat tidur.

Tepat seperti yang di harapkan, dia bertemu kembali dengan yeoja manis itu. Yeoja itu sedang duduk di kursi taman tepat dimana kemarin Gikwang melihatnya asik sendiri. Tapi kali ini Gikwang sendirian.

Mereka saling bertemu mata. Yeoja itu buru-buru berpaling malu. Gikwang tersenyum, mendadak memiliki kekuatan untuk menghampirinya.

“Sedang apa?”tanya Gikwang sambil menyamakan tingginya dengan yeoja yang sedang duduk itu.

“Um.. tidak sedang apa-apa…” jawabnya. Suaranya lucu.

“Ini aneh memang, tapi aku tau ini sedang bermimpi. Dan sudah 1 minggu lebih aku selalu melihatmu dalam mimpiku,” Gikwang langsung menjelaskan.

Matanya melebar. “Jinjayo?” tanyanya. Tentu saja dia akan bingung dengan pernyataan Gikwang yang tiba-tiba itu.

Gikwang menghiraukan pertanyaan yeoja itu. “Apa kamu… um… nyata?” tanyanya.

Dia kebingungan menanggapi pertanyaan gikwang. “Mungkin…” katanya.

“Apa kamu sedang bermimpi juga?”

“Aku tidak mengerti…”

Dan begitulah, Gikwang terbangun. Kembali menyengir senang. Tapi kemudian dia merenggut kesal. “Kenapa harus bangun sekarang…” gumamnya kesal.

kkaenamyeon modeun ge da
nun apeseo sara jilkka bwa
na mam joryeosseo
buran haesseo geu dongan

I’m afraid that if I wake up,
everything will disappear before my eyes
My heart was uneasy,
and I was nervous for all this time

           

“Jangan pernah sebut aku maniak atau apapun kalau aku menceritakannya, arraseo?” tuding Gikwang pada Yoseob.

“Iya ngerti. Mwo?”

“udah 2 minggu belakangan ini aku memimpikan satu cewek yang sama…” akhirnya gikwang pun mengatakannya.

“Apa yang kamu lakukan?” tanya Yoseob skeptik.

Gikwang menoyor kepala Yoseob. “Aku hanya mengobrol dengannya. Tapi aku jadi kepikiran terus…”

“Ahjussi pervert…” Yeoseob tertawa puas dengan candaannya sendiri yang Gikwang tidak tau bagian mana lucunya.

mungkin benar aku maniak, mana mungkin aku bisa suka, pikiran itu berulang-ulang berputar di kepalanya.

“Gila…” gumam gikwang sambil menjauhi Yoseob.

neol gajyeoseo nan apa My dream girl
maeil nat bam sido ttaedo eobsi
gasi gateun neon (naege angigo)
sangcheo nal geol almyeon seodo

It hurts because I have you, my dream girl
Every single day and night, without a specific time or place
You’re like a thorn (and you come into my arms)
even though I know I’ll be scarred

           

 Gikwang mendapati dirinya sedang di tarik oleh yeoja itu di padang rumput kecil. Dia tertawa geli sekaligus senang. “Sini…” katanya.

 

            “Kemana?” tanya Gikwang kebingungan.

“Kan tadi sudah kuberitau…” katanya sambil mengerucutkan bibirnya membuat Gikwang rela menuruti apapun mau yeoja itu.

“Kunde…”

“Sudah oppa… jangan banyak bicara…” yeoja itu berhenti berjalan, mendorong Gikwang maju lebih dulu. “Lihat… hadiahku untuk oppa…”

Dan gikwang terbangun.

 

You’re my dream girl meomchul
suga eobseo nan jeom jeom deo
jeom jeom deo nege ppajyeo deuna bwa baby

You’re my dream girl and I can’t stop
More and more, more and more,
I’m falling for you baby

Tentu saja Gikwang tau dia akan memimpikan yeoja yang sama lagi. Dia sudah mengerti polanya sekarang. Awalnya dia melihat dari jauh, kemudian mendekat, sampai akhirnya dia sempat berbicara dengan yeoja itu. Dan terakhir, mereka berdua sudah kenal dan akrab dari cara dia memanggil gikwang dengan oppa.

Gikwang menemukan dirinya berdiri di sebuah rumah musim panas di pinggir pantai. Dengan yeoja itu sedang menghampirinya memakai gaun panjang putih transparan dan topi jerami. Dia tersenyum manis pada Gikwang.

“pantai!!” katanya bersemangat. “Gomawo telah mengajakku kemari oppa~” katanya.

“Tidak masalah…” jawab Gikwang langsung.

“Apa yang akan kita lakukan sekarang?” tanyanya sambil menggandeng lengan Gikwang dengan ringannya.

 

 

 

geum bangirado nogeul geot gata
neon taeyang boda tteugeobda
ne hyanggineun dog cheoreom onmome
peojyeo jung dogiran ge ireon geonga

I feel like I will melt so quickly
you’re hotter than the sun
Your scent spreads all over my body like poison
is this what an addiction is

Jantung Gikwang berdebar hanya karena dia menggandeng lengan Gikwang. Dia sadar, dia gila, dia menyukai yeoja ini. Dan dia tidak akan bisa melupakannya.

“Kamu maunya kemana?” tanyanya.

Yeoja itu mengerucutkan bibirnya sekilas sebelum dia tersenyum setengah. “Ayo ke pantai…” katanya.

beoseonal su eobtge geobuhal su eobtge
neoege gadhyeo beorin geotman gata

I can’t escape you, I can’t deny you
It feels like I’m imprisoned by you

Beberapa hari kemudian, Gikwang menemukan dirinya kembali bermimpi. Di sebuah kamar tidur. Dia duduk di sofa empuk berwarna kuning.

“Sini…” yeoja itu melambaikan tangannya pada Gikwang. Jantung gikwang berdebar keras ketika melihat yeoja itu sedang tiduran di ramjang dekat situ. “Bawakan headphone itu untukku…” katanya dengan nada yang manja. Gikwang suka mendengar nadanya.

Gikwang menghampiri sambil membawa headphone tadi. “sedang apa?” tanyanya sambil duduk di ujung ranjang.

Yeoja itu menunjuk jendela. “Gara-gara hujan halilintar dan angin kita jadi terjebak disini. Itu karena mobil oppa kehabisan bensin…” katanya dengan wajah sedih. Tapi nada suaranya tetap ceria.

Gikwang terkesiap dengan halilintar yang terlihat dari kaca jendela kamar itu. Juga gemuruh hujan yang menimpa atap. Kenapa dia tidak sadar sebelumnya?

Girl, you’re so hypnotizing,
na nal iri jeori

Girl, you’re so hypnotizing,
you shake me up here and there

Yeoja itu menyalakan Hpnya dan gikwang memakaikan headphone ke kepala yeoja itu. Jarak mereka dekat sekali sampai lagi-lagi gikwang bisa merasakan harum bunga dari rambutnya dan nafasnya yang lembut menabrak dagunya.

Yeoja itu terlihat salah tingkah. Dia mengambil handuk dan menutupi gikwang dengan handuk kecil tersebut. “Keringkan rambutmu oppa, nanti kamu sakit…” katanya.

Gikwang menurutinya, menggosok-gosok rambutnya sambil melihat dia yang asik menggoyakan kepalanya mengikuti irama musik dari headphoneya itu.

jabgo heundeulji
nae ape geudae neun machi
nalkaroun kkot gata jangmi
nuni meol geot gati areumdabji

In front of me, you’re
like a sharp flower, a rose
You’re so beautiful,
it feels like I’m going blind

Gikwang terbatuk karena lidahnya kepanasan meminum cappucino yang masih panas. Harusnya ini hal yang lucu karena Gikwang menyengir ke arah yeoja itu di sebrang mejanya. Tapi wajah yeoja itu serius.

“Oppa bilang aku harus menjawabnya sekarang?” tanyanya. Wajah serius dan malunya itu sangatlah lucu. Dia kembali mengerucutkan bibirnya.

Gikwang masih belum mengerti situasinya. Dia hanya mengangguk sambil memegang gugup cangkir cappucinonya itu. Kenapa gugup?

Lalu dia menyengir sangat lebar membuat Gikwang hampir tidak tahan melihatnya karena dia sangatlah cantik.

 

“Tentu saja oppa. Aku mau jadi pacarmu. Kenapa kamu bertanya? Hahaha…” 

Gikwang membelalakan matanya. Tidak bisa berkata-kata. Apakah dia baru saja menyatakan cinta pada yeoja ini? Dan lebih hebatnya lagi, yeoja ini mau menjadi pacarnya?

“Oppa?” tanya yeoja itu bingung sambil memandang Gikwang.

“Saranghaeyo…” kata Gikwang sambil mengelus pelan rambut yeoja itu. Jantungnya berdebar kencang lagi ketika dia mengatakannya.

 

 

 

 

 

Woo Woo Woo
You know that I love you, I love you
Woo Woo Woo
You know that I’ll always be with you

“Nado saranghae Lee Gikwang…” katanya. Debaran hangat merambati Gikwang ketika yeoja itu menyebut namanya dengan begitu manis. Dia masih memandang gikwang seakan ingin mendengar sesuatu darinya. Apa? Pikir gikwang. “Harusnya oppa bilang lagi, nado Son Hweri…”

Namanya Son Hweri…

 

 

 

mungkin ada yang kenal sama yeojanya? itu Ulzzang Do Hweji. admin JungStar bakal selalu pake Do Hweji buat jadi peran utama bikinan admin sendiri ^^

kalo ada yeoja lainnya, berarti ada ulzzang lainnya juga yang muncul.

gomawo udah baca~

comment juseyo~

_____________________________________________________________

JungStar @ November 2012

JungStar @ fanficland.wordpress.com

 

Advertisements

3 Responses to “Dream Girls [Songfic]”

  1. broccolyzed November 27, 2012 at 3:14 PM #

    aigooo~ manisnya :3
    jadi pengen kayak gini deh XD *tarik Kyuhyun*
    good job! :)

    anyway,ini fic pertama yg saya baca di blog ini. *<-penting. wkwk*
    Keep writing ya~

    • JungStar November 30, 2012 at 2:40 PM #

      makasih lho chingu udah mampir(?) kesini hahaha
      sip2. silahkan baca yang lain juga…
      sepi soalnya adminnya keabisan ide ff :(
      kalo pengen publish ff disini, bilang kita aja :D

      • broccolyzed December 2, 2012 at 12:28 AM #

        yo~cheonmaneyo :D
        sip2,ada sih..tapi ga pede ngepost ke blog umum. wkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: